oleh

Kakek 71 Tahun di Kediri, Bunuh Diri di Kandang Burung Puyuh

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Kakek Tukiran, warga RT 01 RW 10, Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, nekat bunuh diri di tengah kondisi darurat COVID-19. Ia ditemukan tewas gantung diri di bekas kandang burung puyuh milik tetangganya. Kejadian itu sempat menggemparkan tetangga sekitar, hingga di laporkan ke polsek setempat.

“Kejadiannya pada Jumat (15/5/2020). Korban ditemukan menantunya Paino (53) sudah dalam keadaan meninggal gantung diri,” kata AKP Kamsudi, Kasubbaghumas Polresta Kediri.

Awalnya, Paino diberitahu oleh cucu korban Suspendik (35), jika kakeknya tidak ada di dalam rumah. Paino lalu mencari disetiap sudut rumah. Saat dicari dibekas kandang burung puyuh yang berada di sebelah barat rumah, didapati pria berusia 71 tahun tersebut sudah menggantung di Kayu Blandar dengan tali tampar sepanjang dua meter.

Paino kemudian mencari pertolongan warga sekitar. Polisi yang menerima laporan segera meluncur bersama petugas medis. Korban lalu diturunkan dan jasadnya divisum luar. “Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri,” ujar Kamsudi.

Hasil pemeriksaan oleh tim biddokes Rumah sakit Bhayangkara Kediri dan tim Inafis Polres Kediri Kota tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun tindakan kekerasan. Korban murni meninggal karena bunuh diri.

“Jenazah kemudian diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan. Anggota masih mendalami penyebab korban bunuh diri,” imbuh Kamsudi.


Editor: Hafid