oleh

Karyawan Toko Asal Jombang Jadi Pasien Positif COVID-19 ke 25

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Kasus COVID-19 di Kabupaten Jombang terus bertambah. Untuk pasien terkonfirmasi sampai dengan hari Selasa sore (19/5/2020), sebanyak 25 orang dari yang sebelumnya sebanyak 24 orang. Artinya ada 1 orang tambahan pasien terkonfirmasi.

“Betul, hari ini ada tambahan 1 orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19,” kata Budi Winarno, Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang dikonfirmasi, Selasa malam (19/5/2020).

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno
Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jombang/Zainul Arifin

Budi mengatakan, pasien positif terkonfirmasi ke 25 tersebut berinisial S, laki-laki, usia 55 tahun. Diduga dia terpapar virus corona di Surabaya, karena kesehariannya bekerja sebagai karyawan toko di Pasar Kapasan, Surabaya.

“Pasien merupakan karyawan toko di Pasar Kapasan, warga dari Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Yang bersangkutan dirawat di RSK Mojowarno Jombang,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, dari 25 orang pasien positif, 3 orang isolasi di RSUD Jombang, menunggu hasil Swab Negatif kedua; 3 orang isolasi mandiri, 16 orang perawatan di Rumah Sakit; 2 orang dinyatakan telah sembuh, dan 1 orang terkonfirmasi meninggal.

Untuk data perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP), kata Budi, jumlahnya sebanyak 635 orang. Dari jumlah itu, 606 orang dengan kondisi sehat dan 3 orang meninggal, serta 26 orang masih dalam tahap pemantauan.

“Jumlah ODP ada pengurangan 1 orang dari yang sebelumnya sebanyak 636 orang. Hal ini dikarenakan ada 1 ODP yang naik status menjadi PDP, ujarnya.

Sementara, data perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Jombang secara komulatif sebanyak 21 orang. Dari 21 orang tersebut, 3 orang telah selesai pemantauan 14 hari dan 4 orang isolasi mandiri, 5 orang meninggal dunia, 8 orang masih menjalani perawatan di RSUD serta 1 orang menjalani isolasi mandiri di RSK Mojowarno.

Kepala Dinas Kominfo Pemkab Jombang tersebut mengimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Jombang untuk tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah. Yakni selalu menggunakan masker saat di luar rumah dan menerapkan phisical distancing serta melakukan pola hidup bersih.


Editor: Hafid