oleh

Lagi, Satu Warga Jombang Positif COVID-19, Dirawat di RSU Petrokimia Gresik

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Satu warga Kabupaten Jombang pada Kamis sore (21/5/2020) kembali dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19. Adanya tambahan satu pasien terkonfirmasi tersebut dibenarkan oleh Budi Winarno, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang.

“Secara komulatif untuk pasien terkonfirmasi sampai dengan hari ini sebanyak 27 orang dari yang sebelumnya sebanyak 26 orang, artinya ada 1 orang tambahan pasien terkonfirmasi,” kata Budi Winarno dihubungi Jurnaljatim.com, Kamis malam.

Menurut Budi, pasien ke 27 tersebut merupakan warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. “Tambahan 1 orang terkonfirmasi berasal dari kecamatan Diwek yang sekarang dirawat di RSU Petrokimia Gresik,” lanjut Budi.

Kepala Dinas Kominfo tersebut merinci, dari 27 orang komulatif tersebut 3 orang isolasi di RSUD Jombang, menunggu hasil Swab Negatif kedua; 3 orang isolasi mandiri; 18 orang dirawat di Rumah Sakit; 2 orang dinyatakan telah sembuh dan 1 orang terkonfirmasi meninggal.

Budi menjelaskan, data perkembangan Orang Dengan Resiko (ODR) sampai di Kabupaten Jombang sebanyak 12.040 orang, ada penambahan sebanyak 146 orang dari jumlah yang sebelumnya sebanyak 11.894 orang. Kemudian, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 640 orang.

Dari jumlah itu, 614 orang dengan kondisi sehat dan 3 orang meninggal, serta 23 orang masih dalam tahap pemantauan. Dari jumlah ODP sampai dengan hari ini ada penambahan 2 orang dari yang sebelumnya sebanyak 638 orang.

Untuk data perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Jombang, secara komulatif sebanyak 22 orang, dari 22 orang tersebut 3 orang telah selesai pemantauan 14 hari dan 4 orang isolasi mandiri, 6 orang meninggal dunia, 8 orang masih menjalani MRS di RSUD serta 1 orang menjalani isolasi mandiri di RSK.

“Dari jumlah komulatif tersebut yang sebelumnya (20 Mei 2020) sebanyak 21 orang, artinya ada beberapa perubahan dimana ada tambahan 1 orang pasien PDP dan ada 1 orang pasien PDP yang meninggal,” tutupnya.


Editor: Azriel