oleh

Melonjak, 13 Orang Tanpa Gejala di Kota Kediri Positif COVID-19

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Kediri melonjak drastis. Pada Senin malam (25/5/2020), ada penambahan 13 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19. Tambahan kasus positif tersebut diumumkan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Selasa sore (26/5/2020).

“Tadi malam ada 13 kasus positif yang ada di kota Kediri yaitu dari klaster pabrik rokok Tulungagung. Sengaja kita umumkan sekarang karena ada beberapa strategi yang kita lakukan termasuk menjemput pasien tracing dan lain sebagainya,” kata Mas Abu sapaan akrab Wali Kota.

Pasien Kategori OTG

Belasan pasien terinfeksi virus corona tersebut meruapakan kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Artinya, kondisi awal pasien sehat dan tidak sakit.

“Dari pasien tersebut semua OTG. Yang termuda umurnya 11, 15, 16 dan 31, lainnya 50 sama 60 tahun,” ujar Wali kota dua periode tersebut.

Mas Abu menjelaskan, ke 13 pasien tambahan itu dari bebeberapa kelurahan. Di antaranya dari Kelurahan Tempurejo dan Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren serta Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto.

“Saya lihat datanya di sini sudah ada yang menularkan ke selain karyawan di pabrik rokok Tulungagung, ini menularkan ke keluarga ada cucunya, anak ada juga tetangga. Oleh karena itu kita meski hati-hati,” jelasnya.

Imbau Protokol Kesehatan

Ia menghimbau warga masyarakat Kota Kediri untuk memahami dan menerapkan protokol kesehatan, untuk mencegah penularan virus corona. Selain itu, warga diminta untuk lebih banyak berada di rumah (Stay Home).

“Saya menyarankan kepada bapak ibu untuk menggunakan protokol kesehatan dengan baik, pahami protokol kesehatan. Kemana-mana menggunakan masker, kalau tidak ada perlu tidak usah keluar rumah, jadi hanya di rumah saja,” imbaunya.

Menurut mas Abu, penambahan warganya yang positif terinfeksi virus corona tersebut merupakan paling besar. “Ini merupakan penambahan yang paling besar dan mudah-mudahan tidak ada lagi,” imbuhnya.

Diisolasi di RS Kilisuci

Para pasien yang terkonfirmasi positif tersebut, akan dijemput petugas medis untuk menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sakit yang telah disiapkan Pemerintah Kota Kediri.

“Saya mohon kepada bapak ibu supaya kitalebih hati hati ya. Ini sudah ada transmisi lokal di kota Kediri, jadi kita akan menjemput semua pasien ini dan kita akan taruh di RS Kilisuci atau Rumah sakit Gambiran lama,” tutupnya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa timur, total jumlah kasus warga Kota Kediri yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 42 orang. Dari jumlah itu, 7 pasien telah dinyatakan sembuh.

Rumah sakit Kilisuci Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar tinjau RS Kilisuci/Dinkes Kota Kediri

Editor: Z. Arifin