oleh

Pesantren Tebuireng Doa Dan Tahlil Online, 100 Hari Wafatnya Gus Sholah

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Peringatan 100 hari wafatnya pengasuh pondok pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahudin Wahid (Gus Solah) digelar dengan mengadakan acara tahlilan. Namun tahlil untuk adik kandung Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) tersebut dilakukan dengan cara berbeda.

Bisanya tahlilan dan kirim doa digelar beramai-ramai di pondok Tebuireng, namun kali ini kirim doa untuk Gus Sholah dilakukan secara online, Senin (11/5/2020).

Mudir (direktur) pendidikan pesantren Tebuireng Jombang, H Lukman Hakim menuturkan, kirim doa secara online terpaksa dilakukan guna mencegah penularan virus corona (COVID-19). Ada beberapa rangkaian kirim doa untuk memperingati 100 hari wafatnya Gus Sholah.

H Lukman menuturkan, untuk pada sore hari dilakukan pembacaan tahlil dan Yasin oleh beberapa orang keluarga di antaranya KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) di Masjid Tebuireng. Selama pelaksanaan kirim doa, juga menerapkan physical distancing.

FOTO: Perangkat untuk doa dan tahlil online. (Istimewa)

“Hanya pengurus yasin tahlil sore ini di Masjid. Tidak mengundang luar,” ujarnya dihubungi Jurnaljatim.com melalui ponselnya.Kemudian, pada Senin malam setelah Salat Isya, tahlil online atau jarak jauh dengan keluarga, kerabat dan gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. Tahlil jarak jauh itu dilakukan dari tiga tempat, yakni di Tebuireng Jombang, Jakarta dan Surabaya.

“Jarak jauh ba’da isya, keluarga Tebuireng, Jakarta, dan Bu Khofifah di Surabaya,” tutur Lukman.

Saat ini ada beberapa layar monitor dan perangkat lunaknya yang disiapkan di ruang Ndalem kasepuhan pesantren Tebuireng. Tahlil itu akan diikuti oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Alissa Wahid, Hj Farida Salahuddin Wahid (Istri Gus Sholah), dr KH Umar Wahid, Ipang Wahid, KH Lukman Hakim Saifuddin, KH Kholil Nafis PH.d, Ust H Didin Syahrudin, Reza Hidayat serta Novita Arini.

“Tausyih yang ba’da Isya oleh KH Kholil Nafis (Kiai Nafis),” terangnya.

Haji Lukman mengajak warga masyarakat untuk turut membacakan doa dan yasin dari kediaman masing-masing. Selain ditujukan untuk almarhum Gus Sholah, juga agar bangsa ini dijauhkan dari segala macam bencana di antara bencana penyakit virus corona.


Editor: Azriel