oleh

Petugas Gabungan Datang, Kerumunan Orang di Jombang Langsung Bubar

JOMBANG (Jurnal Jatim) – Kendati sebagian besar warga Kabupaten Jombang memang sudah mematuhi prosedur kesehatan, namun masih ditemukan warga yang bandel, tidak patuh terhadap prosedur kesehatan, bahkan mengabaikan imbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Sebagian besar warga yang masih bandel adalah para pemuda. Padahal setiap hari namun masyarakat cenderung membandel diingatkan tentang bahaya tidak menjaga diri di tengah ancaman virus corona.

Petugas saat menertibkan kerumunan orang di warung/Zainul Arifin

Patroli di wilayah Kota

Aparat gabungan Polres Jombang, Kodim 0814, Satpol PP dan Dinas Perhubungan saat menggelar patroli skala besar, Senin malam (25/5/2020), banyak mendapati kerumunan warga yang nongkrong di sejumlah Cafe atau angkringan dan warung kopi di seputar wilayah perkotaan.

Di antaranya di Stasiun Jombang, di jalan Patimura, jalan Kusuma bangsa, jalan Ahmad Yani (Pasar Citra Niaga), Stadion merdeka, Jalan Pahlawan serta Jalan Wahid Hasyim Jombang.

Polisi mengimbau salah satu warga agar melakukan protokol kesehatan/Zainul Arifin

Bubar Saat Petugas Datang

Dibeberapa lokasi itu, terlihat puluhan warga membubarkan diri dan kabur saat petugas menghampiri untuk memberikan imbauan tentang pencegahan virus corona atau COVID-19. Petugas mengingatkan agar pengunjung (pembeli) terlebih dulu membayar makanan dan minumannya.

“Sebelum meninggalkan tempat, silahkan bayar dulu makan dan minumnya,” ucap seorang anggota polisi melalui pengeras suara megapone disebuah warung kopi di Pasar Legi Jombang.

Sementara bagi warga yang masih berkerumun diimbau untuk segera membubarkan diri pulang ke rumah masing-masing. Makanan dan minumannya agar dibungkus dibawa pulang.

Petugas gabungan saat patroli skala besar di Stadion Jombang/Zainul Arifin

Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid mengatakan dalam kegiatan patroli itu, petugas langsung menghampiri warga yang berkerumun untuk memberikan pemahaman dan imbauan tentang bahaya penyebaran virus corona.

“Pemilik warung kopi, cafe maupun pedagang angkringan juga diingatkan agar memperhatikan prosedur kesehatan selama masa pandemi virus corona. Semuanya untuk keselamatan masyarakat juga, tahan dulu berkumpul-kumpul hingga virus ini tidak ada lagi,” kata Mukid yang memimpin patroli skala besar tersebut.

Petugas mengecek suhu tubuh pengunjung/Zainul Arifin

Pengecekan Suhu Badan

Menurut Mukid, kegiatan perekonomian tetap jalan, namun demikian harus memperhatikan prosedur kesehatan, yakni menerapkan physical distancing (jaga jarak) dan memakai masker. “Jikapun membeli makanan atau minuman lebih baik di bungkus saja, jangan nongkrong,” tuturnya.

Mantan Kasatresnarkoba Polres Ngawi itu menambahkan, selain memberikan imbauan tentang protokol kesehatan, juga dilakukan pengecekan suhu badan terhadap pengunjung. Pengecekan dilakukan oleh Dokkes Polres Jombang dengan alat thermo gun.

“Tidak ditemukan adanya suhu badan di atas 38 derajat celcius. Semua masih dalam batas normal,” imbuhnya.


Editor: Azriel