oleh

Polisi Selidiki Perampokan Dan Penyekapan di Kabupaten Kediri

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Polisi masih melakukan penyelidikan aksi perampokan dan penyekapan terhadap ibu rumah tangga di rumah Mat Hadi (54), Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Polisi menduga, pelaku lebih dari satu orang.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, diduga pelaku berjumlah tiga orang. Saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Pare Polres Kediri, Iptu I Nyoman Sugita, Kamis (28/5/2020).

Pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada Rabu (27/5/2020) sekitar jam 20.30 Wib. Kawanan perampok beraksi ketika Winarsih, di rumah sendiri. Sedangkan Mat Hadi pergi mengairi sawah dan kedua anaknya juga tidak ada di rumah.

“Diduga pelaku masuk dari pintu samping rumah, setelah masuk ke dalam lalu menyekap korban dengan lakban warna hitam dan kedua tanganya diikat ke depan dengan tali bendrat atau kawat ukuran kecil,” jelasnya.

Setelah itu, pelaku yang diperkirakan tiga orang tersebut dengan leluasa menguras barang berharga milik korban. Di antaranya uang dan perhiasan milik korban.

“Pelaku mengambil sebuah cincin yang dipakai di jari korban dan satu buah gelang. Pelaku juga mengambil satu buah kalung yang ditaruh di cepuk atas meja kamar serta uang tunai Rp2 juta yang ditaruh di dalam lemari,” katanya.

Nyoman menambahkan, diduga para pelaku juga melakukan penganiayaan, yaitu memukul korban dengan menggunakan alat yang masih dibawa oleh pelaku hingga wanita tersebut tidak sadarkan diri atau pingsan.

Kejadian itu baru diketahui saat Mat Hadi pulang dari sawah. Ia melihat pintu rumah samping dalam keadaan terbuka. Mat Hadi kaget melihat istrinya dalam keadaan tergeletak dengan keadaan pingsan, dan kedua tanganya terikat kabel bendrat serta mulutnya tersumpal lakban.

Mat Hadi lalu keluar rumah mencari pertolongan warga. Kemudian, anak korban datang dan melepas ikatan ibunya. Peristiwa perampokan itu lalu dilaporkan ke polisi. “Korban trauma dan mengalami kerugian materiil Rp5 juta,” ujarnya. (*/km)


Editor: Z. Arifin