oleh

Satu OTG Asal Kecamatan Diwek Jombang Positif COVID-19

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Warga Kabupaten Jombang yang positif terkonfirmasi COVID-19 bertambah satu orang. Sebelumnya pasien positif terinfeksi corona berjumlah 22 orang, per Minggu (17/5/2020) jumlahnya menjadi 23 orang.

“Ya, hari ini satu orang dinyatakan positif COVID-19. Sekarang pasien berjumlah 23 orang,” kata Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang.

Budi menjelaskan, pasien positif ke 23 berinisial S, berjenis kelamin laki-laki usia 45 tahun warga asal wilayah Kecamatan Diwek, Jombang. Yang bersangkutan, kata Budi, saat ini sedang dirawat disalah satu rumah sakit di Surabaya.

“Sebelumnya yang bersangkutan kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) atau tidak sakit. Saat ini dirawat di RKZ Surabaya,” jelas kepala Dinas Kominfo tersebut.

Budi menambahkan, saat ini masih menunggu data riwayat pasien positif tersebut dari Provinsi Jawa timur (Jatim). Setelah itu, Dinkes Jombang akan menindaklanjuti dengan melakukan tracing pasien positif tersebut.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno/Zainul Arifin

Untuk diketahui, saat ini jumlah kumulatif warga Jombang yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) bertambah menjadi 634 orang dengan selesai pemantauan berjumlah 605 orang dan 3 meninggal dunia.

Kemudian kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 18 orang dengan sebanyak 8 orang selesai pemantauan dan 5 orang meninggal. Untuk kasus terkonfirmasi positif 23 orang dengan dua orang selesai pemantauan atau dinyatakan sembuh dan 1 meninggal.

Berdasarkan peta sebaran kasus corona di Kabupaten Jombang, yakni 1 orang dari Kesamben, 4 orang pasien dari Kecamatan Jombang; 5 orang dari Kecamatan Diwek; 1 orang dari Peterongan; 3 orang dari Sumobito; 2 orang dari Tembelang; 2 orang dari Ploso, 1 orang dari Bandarkedungmulyo, serta 1 orang dari Kecamatan Ngusikan, 1 dari Gudo dan 1 orang dari Kabuh serta 1 orang pasien dari Jogoroto.


Editor: Hafid