oleh

Bansos COVID-19 Tahap I di Desa Karamian Masalembu Disalurkan ke 92 KK

SUMENEP (Jurnaljatim.com) – Puluhan warga Desa Karamian, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) dari pemerintah setempat. Bantuan COVID-19 dari anggaran Dana Desa itu telah disalurkan di kantor desa setempat.

Kepala Desa Karamian, Amirullah menyampaikan BLT DD di desanya sudah disalurkan sekitar tiga hari lalu. Sebelumnya, pihaknya melakukan proses panjang, yakni pendataan dan verifikasi data agar tidak terjadi tumpang tindih data penerima dengan bantuan sosial (bansos) Reguler dan bansos lainnya.

“Alhamdulillah, kami pemerintah Desa Karamian sudah menyalurkan kepada masyarakat yang menerima bantuan,” katanya dihubungi melalui saluran telefon, Senin (22/6/2020).

Dia mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian dan pemerintah daerah menyalurkan beberapa jenis bantuan untuk masyarakat yang kesulitan ekonomi akibat pandemi COVID-19. BLT DD dari Dana Desa sudah diatur melalui peraturan menteri Desa Nomer 6 tahun 2020, tentang Fokus Anggaran Dana Desa.

Amirullah menjelaskan, jumlah penerima BLT-DD di tahap pertama di desanya sebanyak 92 Kepala Keluarga (KK). Para penerima bansos itu sebelumnya telah didata di tingkat RT/RW dengab dibantu oleh satgas COVID-19 dan sudah disetujui dalam musyawarah desa (Musdes).

“Sebelum kita ajukan, sudah dilaksanakan Musdes terlebih dahulu sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur oleh Undang-undang. Jadi penetapannya melalui Musdes, menghindari adanya tumpang tindih data dan ketidaktepatan penyaluran,” jelasnya

Terkait mekanisme penyaluran bantuan, kata Amirullah, diserahkan secara langsung kepada penerima di Kantor Kepala Desa setempat dengan pendampingan pihak keamananan. Amirullah menyampaikan terimakasih kepada banyak pihak yang sudah memberikan kontribusi sejak awal dari Pendataan sampai dengan penyaluran bantuan.

“Saya berharap, masyarakat bijak menggunakan uang bantuan ini, dengan membelanjakan kebutuhan pokok seperti beras dan lauk-pauk, ketimbang kebutuhan yang lain,” tutupnya.


Editor: Hafid