oleh

Dijadikan Tempat Mesum, Satpol PP Jombang Gencar Patroli di Alun-alun

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Jombang melalui Satpol PP setempat semakin gencar patroli di kawasan Alun-alun Jombang pasca kedapatan sejumlah muda-mudi mesum di lokasi steril tersebut. Tujuannya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kepala Satpol PP Pemkab Jombang, Agus Susilo Sugioto mengatakan, anggotanya melakukan patroli selama 24 jam, mulai dari pagi, sian, hingga malam di sejumlah tempat termasuk di Alun-alun. Patroli dilakukan baik internal maupun gabungan dengan TNI dan Polri.

“Untuk Alun-alun itu steril. Sesering mungkin kita patroli agar tempat itu tidak disalahgunakan,” tegas Agus kepada Jurnaljatim.com, Senin sore (8/6/2020).

Agus menyampaikan, sterilisasi kawasan alun-alun itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19). Sterilisasi itu di antaranya merelokasi pedagang kaki lima ke jalan dr. Soetomo dan jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang kota.

Sebelumnya, pada Sabtu malam (6/6/2020) sejumlah muda-mudi kedapatan sedang asik berduaan dengan pasangannya masing-masing di dalam alun-alun sebelah selatan. Mereka kabur saat petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan patroli di lokasi tersebut.

Berita sebelumnya: Gelap dan sepi PKL, Alun-alun Jombang jadi tempat mesum

Lokasi Alun-alun di sebelah selatan rawan dijadikan disalahgunakan untuk hal-hal negatif karena karena tempatnya gelap (remang-remang) dan sepi orang. Hal negatif itu seperti mesum, transaksi narkoba serta tindak kejahatan kriminalitas. Berbeda dengan sebelumnya, tempat itu dipakai PKL untuk berjualan mengais rejezi.

“Dulu sebelum pindah, hal-hal itu bisa diantisipasi, tapi sekarang kami dipindah, ya tidak tahu lagi. Disitu memang rawan disalahgunakan, seharusnya tidak hanya patroli saja tapi juga didirikan pos penjagaan, biar aman,” ujar Wawan, PKL yang sebelumnya berjualan di alun-alun.


Editor: Azriel