oleh

Hari Ini, Terjadi Tiga Laka Lantas di Tol Ngawi-Sragen

NGAWI (Jurnaljatim.com) – Pengguna jalan di tol hendaknya untuk lebih berhati-hati. Sebab, jalan bebas hambatan itu rawan terjadinya lakalantas. Selama sehari, di hari Rabu (10/6/2020), telah terjadi tiga kali kecelakaan tunggal di tol Sragen – Ngawi. Meski para penumpang dan sopir selamat, namun kendaraanya mengalami kerusakan hingga mengakibatkan kerugian materiil.

Informasi yang dihimpun Jurnaljatim.com, sekitar pukul 05.15 Wib, kecelakaan tunggal terjadi di KM 556.400/A Tol Sragen – Ngawi. Kendaraan yang terlibat laka adalah Kijang Innova Nopol B 1051 PKR yang dikemudian Rosman (30) warga KP. Guhanaya 21/07 Desa Salamjaya, Pabuaran, Kabupaten Subang.

Semula, kendaraan berpenumpang tiga orang itu berjalan normal dari Jakarta menuju Sidoarjo di lajur lambat dengan kecepatan 90 KM/Jam sesampainya di KM 556.400 A kendaraan mengalami pecah Ban depan bag kiri kemudian oleng ke kiri dan masuk ke row.

Kemudian, laka tunggal kembali terjadi di KM 572. 900 B Tol Ngawi – Sragen, pukul 07.30 WIB. Laka itu dialami truk boks hino nopol T 9573 DF dikemudikan Gibril Fazruri Priambodo (42) warga Kalidami, Surabaya dengan penumpang Agus Kurniawan (28) warga Grati, Pasuruan.

“Semula kendaraan truk boks hino dari Surabaya tujuan Bandung dengan kecepatan 80 km/jam. Diduga sopir mengantuk kehilangan kendali sehingga kedaraan oleng ke kiri masuk row dan menumbur pagar pembatas kawat berduri dan kendaran terguling,” kata Kompol Dwi Sumrahadi, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim.

Berikutnya, sekitar jam 09.30 Wib, mobil hino truk droop side nopol L 8462 LR terguling di di KM 572. 900 B Tol Ngawi – Sragen. Truk muat gypsum itu dikemudikan Nofri Selan (28) warga Nunmafo, Kabupaten Kupang, NTT (Nusa Tenggara Barat).

“Truk mengalami pecah ban sebelah kiri belakang, pengemudi tidak bisa kendalikan dan terguling dilajur kanan,” imbuhnya.

Dwi Sumrahadi menambahkan, dalam kejadian laka tunggal itu, semua penumpang maupun sopir selamat dan sehat. Untuk kendaraan yang kecelakaan, juga telah dievakuasi dengan mobil derek.


Editor: Hafid