oleh

Mobil Zebra Terbakar Lalu Tabrak Motor Dan Warung di Nganjuk

NGANJUK (Jurnaljatim.com) -Sebuah mobil Daihatsu Zebra terbakar di jalan Supriyadi Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Akibat kejadian itu, bangunan warung dan satu sepeda motor yang parkir di tepi jalan raya turut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa Sabtu (27/6) tersebut.

Informasi yang dihimpun Jurnaljatim.com, awalnya pengemudi mobil, Sahar (58) berangkat dari rumahnya Dusun Sukorami, Desa Rowomarto, Kecamatan Patianrowo menuju ke SPBU di jalan raya Supriyadi untuk membeli bahan bakar pertalite. Setelah isi pertalite, dia kembali pulang ke rumah.

Beberapa meter dari SPBU, ia diteriaki seorang pengendara motor jika bagian bawah mobil zebra Nopol B 7043 NK yang ia kemudikan mnegeluarkan api (terbakar). Sahar lalu menepikan mobilnya.

“Dalam perjalanan pulang dari isi pertalite diteriaki pengendara motor katanya bagian bawah terbakar, terus saya menepi dan berhenti,” kata Sahar.

Saat berhenti di tepi jalan tepanya di depan RSUD lama Kertosono, Sahar langsung turun dari mobilnya. Setelah turun, api menyala semakin besar dan mobil berjalan sendiri menabrak warung milik Abd Syakur dan sepeda motor honda Beat nopol AE 5038 HU milik Ahmad Mukorib yang saat itu diparkir di depan warung.

“Terus warung dan sepeda motor juga ikut terbakar. Dipadamkan bersama warga tapi api semakin besar lalu menghubungi pemadam kebakaran. Saat itu ada polisi juga datang ke sini,” ujarnya.

Tak lama kemudian, satu unit mobil PMK Nganjuk tiba di lokasi dan melakukam pembasahan. Meski tidak ada korban jiwa, mobil daihatsu zebra dan motor yang terbakar hangus tinggal kerangka. Petugas kepolisian ada di tempat kejadian melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti plat kendaraan motor yang terbakar.

Kasubbaghumas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara membenarkan kjeadian itu. Pihak epkolisian belum isba menyimpulkan penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara karena korsleting listrik di bagian mesin.

“Penyebab kebakaran masih daalm lidik. Untuk kerugian materiil ditafsir Rp28.000,” pungkasnya.


Editor: Hafid