oleh

Patroli Gabungan di Terminal Makam Gus Dur, Puluhan Pemuda Semburat

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Puluhan pemuda di sekitar kawasan termnal (parkir) kendaraan peziarah makam Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang berhamburan saat para personel gabungan dari Polres Jombang, Kodim 0814, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang patroli di wilayah tersebut, Minggu malam (31/5/2020).

Diduga, mereka akan melakukan aktivitas balap liar. Pasalnya, di sekitar lokasi tersebut sering digunakan sebagai ajang balap motor liar dengan waktu yang tidak menentu. Meski begitu, petugas tidak menangkap dan membiarkan para pemuda itu pergi.

Petugas gabungan apel bersama di Mapolres Jombang/Zainul Arifin

Awalnya sebelum patroli, puluhan petugas gabungan menggelar apel bersama di halaman depan Mapolres Jombang. Setelah itu, bergerak keliling di seputaran jalan kota. Tujuannya, antisiapsi kriminalitas di malam peringatan hari lahir Pancasila.

Patroli gabungan itu sekaligus memberi imbauan pada masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan di tengan pandemi COVID-19. Sebab, saat ini jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Jombang sudah mencapai 51 pasien.

Nah, disaat itu ada informasi dari masyarakat setempat jika di sekitar terminal makam Gus Dur masih sering dijadikan balap liar oleh anak-anak muda. Informasi itu langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi.

Petugas memeriksa jok motor milkk seorang pemuda/Zainul Arifin

Periksa Jok motor

Begitu personel gabungan tiba di lokasi, puluhan pemuda dengan belasan motor yang sedang berkerumun di warung depan pintu masuk parkir kendaraan peziarah langsung semburat kabur. Saat itu Ada sejumlah pemuda yang tertinggal dan langsung diperiksa kendaraan dan barang bawaanya.

“Buka jok motornya dan keluarkan barang barangnya untuk kita periksa,” kata Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid yang memimpin giat patroli kepada beebrapa pemuda di lokasi.

Selain diperiksa barang bawaanya, mereka juga dicek suhu badannya dengan alat thermo gun. Setelah suhu tubuhnya normal, mereka diminta untuk segera pulang ke rumah dan diimbau agar melaksanakan anjuran pemerintah dan maklumat Kapolri tentang pencegahan COVID-19.

“Langsung pulang dan tidak usah keluyuran lagi, ini masa pandemi corona,” imbau Moch Mukid.

Polisi memeriksa baranh bawaan/Zainul Arifin

Usai giat patroli, Mukid menyampaikan, patroli di wilayah itu untuk mencegah aksi balap liar yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Lokasi itu, kata Mukid, sering digunakan anak muda untuk beradu kecepatan motor yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengantisipasinya jangan sampai (balap liar) itu terjadi. Karena membahayakan dan mengganggu Kamtibmas,” ujar Mukid.

Ia menegaskan, petugas kepolisian bersama TNI dan instansi terkait akan terus melakukan patroli di sejumlah tempat yang rawan berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti Curas, Curat, Curanmor, dan kriminalitas lainnya di malam hari.

“Patroli gabungan ini multi sasaran. Selama giat patroli malam ini berjalan aman dan kondusif. Kami imbau warga masyarakat untuk selalu waspada disekelilingnya, jika mengetahui ada kejahatan kriminalitas maupun peredaran Narkoba segera melaporkan ke polisi,” pungkas Mukid.


Editor: Azriel