oleh

Pulang Dari Surabaya, Karyawan Pabrik Lotus Nganjuk Tewas di Kos

NGANJUK (Jurnaljatim.com) – Karwayan pabrik kain Lotus Nganjuk, ditemukan tewas mendadak di kamar kos di Dusun Nglundo, RT 01 RW 02, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa timur. Korban bernama Hadi Sukamto (30) Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Madiun.

“Korban ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia di kamar kos temannya milik Sutrisno (49) pada Rabu (17/6/2020) sekitar jam 14.30 Wib,” kata Kasubbaghumas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara.

Kali pertama yang mengetahui korban meninggal adalah pemilik warung depan kos, Sulistyorini (36), warga setempat. Ia saat itu curiga karena korban tidak keluar kos untuk berangkat ke tempat kerjanya di PT Lotus.

“Korban yang setiap harinya bekerja di pabrik kain Lotus bagian mesin, setiap jam 07.00 Wib berangkat bekerja, namun pagi itu tidak keluar dari kamar kos-nya, hingga pukul 13.00 Wib,” kata Rony.

Saat Sulistyorini mematikan lampu dan memanggil-manggil korban, tidak ada jawaban dari dalam kamar kos. Ia lalu memanggil pemilik kamar kos lainnya, kemudian bersama warga membuka paksa pintu kamar kos korban dan mendapati pria asal Madiun itu sudah dalam ekadaan tidak bernyawa.

“Saat ditemukan, korban meninggal dengan posisi terlentang,” kata Rony.

Mengetahui korban tewas, kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi. Petugas medis dengan protokol kesehatan datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kabupaten Nganjuk. Mneurut Rony, dalam pemeriksaan luar, tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau tindak pidana lainnya.

“Menurut teman sesama pekerja pabrik Lotus, sebelumnya korban dalam keadaan sehat, tidak ada keluhan sesak nafas atau gejala COVID-19,” terangnya.

Rony menyampaikna, jenazah dibawa ke kamar nayat RSUD Nganjuk untuk dilakukan penanganan prosesi secara protokol COVID-19, mengingat sebelum meninggal korban dalam keadaan sehat. Namun, barusan pulang dari rumah anaknya di Surabaya pada hari Sabtu tanggal 13 Juni 2020.

“Keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi luar maupun dalam dan membuat surat pernyataan,” pungkasnya.


Editor: Hafid