oleh

Satu Orang Diamankan, Polda Jatim Selidiki Pembakaran Mobil Via Vallen

SURABAYA (Jurnaljatim.com) – Mobil Toyota Alpard nopol W 1 VV milik penyanyi dangdut Via Vallen terbakar saat terparkir di samping rumahnya di Jalan Kalitengah Selatan, RT 02 RW 03, Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Peristiwa terbakarnya mobil Via Vallen terjadi pada Selasa, (30/6/2020) dini hari sekira pukul 03.20 WIB. Yang sempat mengejutkan warga sekitar, pemilik mobil itu adalah artis dangdut bernama lengkap Maulidiyah Oktavia atau Via Vallen. Mobil Alpard warna putih itu diketahui tidak terbakar sendiri melainkan ada dugaan dibakar oleh seseorang yang tidak dikenal yang terekam CCTV.

Polisi pun akhirnya menangkap orang yang membakar mobil Via Vallen, dari bukti yang terekam CCTV. Dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa di Polresta Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko mengatakan, bahwa atas kejadian tersebut, polisi sudah mengamankan satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Terkait motif pembakaram mobil tersebut, polisi masih melakukan pendalaman kasus serta melakukan penyidikan.

“Sampai saat ini polisi masih melakukan penyidikan kejadian kebakaran mobil milik Via Vallen yang terbakar pada Selasa dini hari tadi, dan polisi akan segera memanggil saksi korban yakni Via Vallen guna dimintai keterangan,” kata Trunoyudo saat diwawancarai di ruang humas Polda Jatim, Selasa, (30/6/2020).

Pelaku pembakar mobil Via Vallen tersebut diketahui atas nama, PIJE, Jenis kelamin Laki laki, (41) warga Jalan Pabrik Tenun Gg. Solo no. 16 RT. 00 RW. 00 Kelurahan Sei putih timur I, Kecamatan Medan Kota Medan.

“Sementara satu orang tersangka, yang diketahui melakukan pembakaran mobil Alpard warna putih milik Via Vallen, Saat ini sudah diamankan di Polresta Sidoarjo,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan satu lembar STNK mobil Toyota Alpard Nopol W 1 VV warna putih metalik tahun 2018 dan 1 botol air mineral berisi sisa cairan bensin yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).


Editor: Azriel