oleh

Tambah 12 Kasus, Jumlah Positif COVID-19 di Kabupaten Kediri 171 Orang, Satu Sembuh

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kediri kembali merilis tambahan pasien yang terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19. Pada Senin malam (8/6/2020), terdapat 12 tambahan kasus positif di Kabupaten setempat.

“Terdapat 12 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri,” kata Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Chotib.

Rinciannya yaitu 3 kasus Klaster Araya Tulungagung warga warga Desa Petok Kecamatan Mojo. 6 kasus Klaster Pabrik Mustika Tulungagung, yakni 1 orang warga Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih, 1 orang warga Desa Banggle Kecamatan Ngadiluwih, 1 orang warga Desa Silir Kecamatan Wates, 1 orang warga Desa Sumberagung Kecamatan Wates, serta 2 orang warga Desa Janti Kecamatan Wates.

Lalu, 1 kasus Klaster Gresik warga Desa Selosari Kecamatan Kandat. 1 kasus Klaster Surabaya, warga Desa Kuwik Kecamatan Kunjang, serta 1 kasus Klaster Desa Gampeng, warga Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo.

“Ke 12 pasien tambahan itu menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.

Dengan tambahan 12 kasus itu, kata Chotib, klaster kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kediri ada 22 klaster, diantaranya adalah klaster baru yang berjumlah 23 orang terkonfirmasi positif.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa satu pasien terinfeksi virus corona dari Desa Petok Kecamatan Mojo telah dinyatakan sembuh. Pasien yang selama ini melakukan isolasi di rumah karantina desa tersebut merupakan satu dari 8 kasus Klaster Pondok Pesantren Temboro.

“Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab yang dilakukan pada pasien tersebut terkonfirmasi negatif,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Chotib, saat ini terdapat 171 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 150 orang dirawat, 12 orang sembuh dan 9 orang meninggal.

Dengan masih meningkatnya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kediri, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak dan wajib memakai masker saat beraktivitas.

“Perlu kesadaran dan kerjasama semua pihak agar upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19 dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.


Editor: Hafid