oleh

Pedagang di Kawasan Terminal Makam Gus Dur Senang Ada Patroli Polisi

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Polres Jombang bersama TNI dan instansi terkait gencar melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi tindakan kriminal di masa pandemi COVID-19 sekaligus mengimbau warga agar mewaspadai dan mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Jombang, Jawa timur, Minggu (12/7/2020)

“Sebelum pelaksanaan patroli malam, kami awali dengan pemberian arahan yang dilaksanakan di teras Mapolres Jombang,” kata Perwira Pengawas AKP Mochamad Mukid.

Menurut Mukid, di masa pandemi COVID-19, giat patroli di malam hari harus ditingkatkan guna mencegah terjadinya kriminalitas di jam malam. Selain itu, Mukid menyebut, patroli itu merupakan bagian dari giat kemanusiaan untuk mengingatkan warga masyarakat tentang penyebaran virus corona.

“Kita terus mengingatkan pada masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan, di antaranya memakai masker saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari penularan COVID-19,” tutur perwira pertama yang menjabat sebagai Kasatresnarkoba tersebut.

Saat mimpin apel di Mapolres, Mukid juga berpesan kepada para personel bila mengambil tindakan jangan arogan dan tetap humanis serta sesuai SOP. Dengan begitu, masyarakat merasa nyaman dan terlindungi.

Pedagang di Kawasan Terminal Makam Gus Dur Senang Ada Patroli Polisi
Pengecekan suhu tubuh pembeli di warung kawasan terminal makam Gus Dur /Zainul Arifin
Pedagang senang ada patroli

Pantauan Jurnaljatim.com, giat patroli malam dilakukan di sejumlah titik lokasi. Di antaranya, sepanjang jalan Wahid Hasyim, Lembaga Pemasyarakatan, Stasiun, Pandanwangi, Keras, dan kawasan terminal makam Gus Dur, Tebuireng.

Salah satu pemilik warung di kawasan terminal makam Gus Dur Tebuireng, mengaku senang sering di patroli petugas baik kepolisian maupun instansi lain. Kehadiran petugas di tengah-tengah masyarakat membuat situasi aman dari segala aksi kejahatan.

“Ya senang mas kalau ada patroli seperti ini. Lingkungan jadi aman, nyaman karena terhindar dari orang yang berbuat jahat,” kata Imam, saat ditemui di warung jualannya.

Selain beri rasa aman, kata Imam, kehadiran petugas sangat bermanfaat karena selalu mengingatkan kepada pembeli dan orang-orang di sini agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Sebab, lanjut Imam, terkadang juga masih ada yang nekat tidak memakai masker.

“Ya kadang ada yang masih tidak pakai masker, padahal ini kan pandemi. Kami juga sudah menyediakan handsanitizer. Kalau ada petugas mereka bisa lebih tertib, jadi kita bisa terhindar dari virus corona,” tutur warga Tebuireng tersebut sembari menyampaikan terima kasih kepada petugas kepolisian.


Editor: Hafid