oleh

Identitas Mayat di Sungai Terungkap, Korban Keterbelakangan Mental

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Identitas mayat perempuan yang ditemukan kejadian penemuan orang meninggal dunia dialiran anak sungai Brantas tepatnya di Dusun Pacar Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang pada Kamis pagi (6/8/2020) akhirnya terungkap.

Korban bernama Endang Sri Pujiati (20) asal Dusun Patuk RT 002 RW 001, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa timur. Korban merupakan putri dari petani bernama Arifin (55) dan saat ini jasadnys sudah dimakamkan oleh keluarganya di desanya.

Kapolsek Megaluh Jombang AKP Darmaji membenarkan terungkapnya identitas mayat yang ditemukan di aliran anak sungai brantas tersebut. Menurut Darmaji, orang yang awalnya mengakui keluarga korban telah mendatangi RSUD Jombang untuk dilakukan pencocokan ciri-ciri antara korban dengan orang tersebut.

“Setelah dicek (melihat) jenazah di RSUD Kabupaten Jombang oleh orang mengakui sebagai orang tuanya bersama dengan perangkat desa ternyata korban benar merupakan anak kandung dari Arifin,” katanya.

Dari keterangan orang tuanya kalau korban mengalami keterbelakangan mental sejak lahir dan mempunyai riwayat penyakit epilepsi atau ayan serta sering hilang atau meninggalkan rumah tanpa pamit.

“Keluarga atau orang tua kandung korban menyadari atas kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak menuntut secara hukum pihak manapun selanjutnya dibuatkan surat pernyataan kemudian jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tandas mantan Kapolsek Bandarkedungmulyo tersebut.

Sidik jari berbeda-beda

Diberitakan sebelumnya, polisi sempat kesulitan mengungkap identitas mayat yang ditemukan di aliran anak sungai brantas, dusun Pacar, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh. Sebab, beberapa kali diidentifikasi melalui sidik jari korban, hasilnya berbeda-beda.

“Belum diketahui, sekarang jenazah korban masih di RSUD Jombang untuk dilakukan visum. Telah dilakukan cek sidik jari berkali-kali namun dengan hasil yang berbeda-beda,” kata Kapolsek Megaluh AKP Darmaji, dihubungi Jurnaljatim.com melalui telepon, Kamis siang (6/8/2020).

Mayat korban ditemukan seorang warga bernama Doni (40) asal Dusun Paras, Desa Kedungturi, Kecamatan Megaluh jam 07.00 Wib. Doni saat itu sedang naik sepeda motor lewat pinggir anak sungai Brantas lalu melihat orang terbawa arus sungai dalam keadaan meninggal dunia.

Ciri-ciri korban berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia 35 tahun. Korban memakai kaos kampanye Jokowi-Ma’ruf dan mengenakan celana pendek (leging) warna hitam motif bunga.


Editor: Azriel