oleh

KA Anjasmoro Relasi Jombang-Pasar Senen Jakarta Dioperasikan 15 Hari

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Minat masyarakat untuk bepergian dengan transportasi kereta api (KA) semakin tinggi, volume penumpang KA selama bulan Agustus juga meningkat. Untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan itu, PT KAI kembali mengoperasikan perjalanan KA Anjasmoro relasi Stasiun Jombang menuju Stasiun Pasar Senen PP.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, perjalanan KA Anjasmoro itu sebelumnya sempat dibatalkan karena pandemi corona. Namun mulai tanggal 1 September kereta relasi Jombang-Pasar itu kembali dioperasikan.

Alasan kembali dioperasikan kereta itu karena tingginya minat dan antusias masyarakat bepergian dengan KA pada era kebiasaan baru atau era new normal. Menurut dia, selama bulan Agustus tercatat 182.037 orang pelanggan yang dilayani PT KAI dari seluruh wilayah Daop 7 Madiun.

“Sebelumnya sudah terdapat 30 perjalanan KA jarak jauh dan menengah serta 19 perjalanan KA lokal yang beroperasi sampai hari ini. Sehingga dengan dioperasikannya kembali KA Anjasmoro menjadi 51 perjalanan KA yang akan dan sudah beroperasi,” jelasnya.

“Terhitung mulai tanggal 4 September, kereta api yang akan beroperasi di wilayah Daop 7 Madiun menjadi sejumlah 57 perjalanan yang terdiri dari KA jarak jauh, menengah dan KA lokal,” lanjutnya.

Namun demikian, Ixfan menegaskan untuk pengguna jasa kereta api tetap diharuskan mematuhi protokol kesehatan serta diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil rapid test, PCR/Swab test, dan atau surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Puskesmas maupun Rumah Sakit.

Ixfan menyampaikan kepada para pengguna jalan bahwa KA yang melintas di wilayah Daop 7 sudah meningkat dan hendaknya untuk lebih berhati-hati menyeberang rel kereta api.

“Sesuai Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pasal 114 poin b dan c disebutkan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib mendahulukan kereta api serta memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel,” tutupnya.


Editor: Hafid