oleh

Kronologi Penangkapan Drummer Grup Band J-Rocks Terkait Narkoba

JAKARTA (Jurnaljatim.com) -Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap drummer grup band J-Rocks berinisial ARK (39), dua krunya M (38), DN (33) dan seorang rekannya W (55). Mereka diringkus terkait kepemilikan ganja.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan para pelaku ditangkap di kediamannya masing-masing pada Jumat (21/8/2020).

“Berawal ada laporan informasi masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan oleh satuan narkoba Polres berhasil amankan seseorang inisial M di daerah kos Kemayoran ditemukan satu paket ganja kering,” kata Yusri, Sabtu (22/8/2020).

Setelah penangkapan M, dilakukan pengembangan hingga kemudian ARK ditangkap di kediamannya di kawasan Serpong, Tangerang.

“Semuanya dilakukan di tempat masing-masing. Termasuk ARK di rumahnya daerah Serpong diamankan satu paket ganja biji ganja plastik. Mengamankan W di daerah Slipi ditemukan dua paket ganja,” ujar Yusri dikutip dari Merdeka.

Hasil pemeriksaan sementara, M mengaku menerima satu kilogram ganja kering dari D yang saat ini berstatus DPO.

“Yang kemudian dia menjual beberapa orang yang ada salah satunya disebutkan DN, kru dari pada band J-Rocks, DN pernah memesan satu kilogram, DN sebagai penjual. Tetapi sementara kita dapati menjual ke kru-kru yang ada di band J-Rocks sendiri,” jelasnya.

“Drummer daripada J-Rocks inisial ARK juga membeli dari DN sebanyak satu paket ganja juga. DN menjual kepada salah atau mantan kru Jrocks inisialnya adalah W. W sempat membeli dua paket ganja, jadi sudah empat diamankan” lanjutnya.

Keempat orang yang ditangkap tersebut dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja setelah melakukan test urine.

“Masih dalami semuanya, yang bersangkutan empat orang sudah kita amankan kita lakukan tes urine semuanya positif sebagai pengguna,” sebutnya.

Polisi terus mengembangkan kasus tersebut. Namun kesimpulan sementara ARK dan W hanya seorang pengguna sementara DN dan M adalah pemasok untuk kru.

“Kita dalami peran masing-masing apakah kemungkinan mereka terlibat dalam penyebaran narkotika ini masih kita dalami,” tandasnya.


Editor: Azriel