oleh

Remisi Kemerdekaan 449 Warga Binaan Lapas Jombang Turun Bertahap

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Secara bertahap, ratusan narapidana (Napi) atau warga binaan pemasyarakatan (WTP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Jombang mendapatkan remisi di kemerdekaan ke 75 tahun 2020.

Kepala Lapas Jombang Mahendra Sulaksana mengungkapkan, jumlah warga binaan yang diusulkan untuk mendapat remisi sebanyak 449 orang. Ia memastikan, seluruh usulan ke Kemenkumham RI itu akan segera turun semuanya.

“Total yang kami usulkan 449 orang. Insyaallah pasti turun semua sesuai usulan remisi umum kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap pria yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kalapas Jombang tersebut.

Remisi kemerdekaan untuk warga binaan itu turun secara bertahap. Kata Mahendra, ada yang sudah turun dan ada yang masih proses. Para warga binaan itu tidak ada yang mendapat remisi langsung bebas. Namun, hanya remisi pengurangan masa tahanan.

“Tidak ada yang bebas, remisi diberikan kepada warga binaan berupa pengurangan masa tahanan antara 1-6 bulan,” ujarnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 10/2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

Dikatakan dia, tindak pidana umum yang mendapat remisi harus menjalani pidana minimal enam bulan dihitung sejak tanggal penahanan sampai 17 Agustus 2020. Bagi anak pidana harus menjalani pidana lebih dari tiga bulan.

“Sedangkan untuk tindak pidana terkait peraturan pemerintah Nomer 99 tahun 2012 harus melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menurutnya, warga binaan penerima remisi sudah memenuhi persyaratan terutama dalam hal perilaku baik. Pemberian remisi setiap tahun itu bukan saja hak warga binaan tetapi juga untuk mengurangi kapasitas Lapas Jombang yang overload yakni mencapai 637 orang dari kapasitas hanya sekitar 250 orang.

”Jumlah penghuni lapas sekarang 637 orang. Pemberian remisi ini mereka lebih meningkatkan kedisiplinan dan ketakwaaannya. Remisi ini adalah reward yang diberikan karena mereka berkelakuan baik,” pungkasnya.


Editor: Hafid