oleh

Di Jombang, Menteri Teten Masduki Siap Berikan Pembiayaan Likuiditas Koperasi

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Menteri koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan siap memberikan alternatif pembiayaan bagi koperasi pangan yang mengalami masalah likuiditas. Teten mengatakan itu saat dialog dengan pengurus koperasi Gapoktan Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa timur.

“Ada skema pembiayaan talangan karena semua ritel atau juga non ritel itu tidak bisa cash karena konsinyasi 14 hari. Jadi saya kira kebutuhan-kebutuhan ini nanti akan kita selesaikan supaya betul-betul koperasi bisa tumbuh besar,” katanya.

Ia pun mendorong koperasi-koperasi sektor pangan masuk dalam skala bisnis supaya koperasi tersebut dapat tumbuh berkembang. Teten pun berharap koperasi perjuangan usaha tani milik gapoktan Sugihwaras bisa seperti itu.

“Kalau produksinya dalam skala bisnis dia bisa mendapatkan market yang stabil, juga mendapatkan skema pembiayaan, baik pembiayaan modal kerja untuk produksi maupun investasi untuk pembangunan RMU dan pengolahan hasil padinya,” ujarnya.

Menurut mantan koordinator staf khusus Presiden tersebut, koperasi bisa tumbuh besar karena didukung dengan skema pembiayaan yang terhubung dengan market.

“Banyak petani yang menjual hasil panennya itu langsung ke pasar. Biasanya seperti itu petaninya tidak terlindungi. Kalau nanti ini dalam bentuk koperasi, koperasi jadi off taker yang beli dari hasil panen petani lalu koperasi juga mengarahkan petani tanam,” imbuhnya.

Dengan konsep korporatisasi petani, lanjut Teten, maka koperasi yang akan melindungi petani dari permainan harga.

“Kalau koperasi juga bisa memberikan dana talangan juga ketika petani membutuhkan disaat panen raya itu juga bisa menahan penjualan padi di panen raya ketika harga jatuh. Itu yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ke tempat itu, Menkop Teten Masduki yang disambut Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan sejumlah OPD juga melihat tempat penggilingan padi milik koperasi perjuangan Gapoktan Sugihwaras.


Editor: Hafid