oleh

Hasil Tes Cepat 62 Pegawai Lapas Tuban Non Reaktif

TUBAN (Jurnaljatim.com) – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban melakukan rapid test terhadap 62 pegawai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban melalui Puskesmas Kebonsari di ruang aula Lapas Tuban, Kamis (10/09/2020). Tes cepat itu sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Lapas kelas IIB Tuban, Siswarno menjelaskan tes cepat digelar karena melihat petugas lapas termasuk orang yang berisiko terpapar COVID-19.

“Kami ingin Lapas Tuban terhindar dari cluster baru penyebaran virus tersebut,” kata Siswarno.

Pelaksanaan rapid test itu merupakan pertama kali digelar dan hasilnya non reaktif. Namun demikian, pihak Lapas tetap melaksanakan program penerapan protokol kesehatan di tingkat jajarannya.

“Kita undang semua petugas untuk rapid test, baik yang dinas maupun yang sedang libur dinas, dan kita sampaikan sosialisasi pentingnya menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.

Di samping itu, selain menerapkan ditingkat pegawai lapas, imbauan juga dilakukan bagi mereka di lingkungan warga binaan lapas setempat.

“Mereka kami wajibkan setiap hari untuk berjemur diri, olahraga dan juga mengkonsumsi vitamin untuk menjaga imunitas tubuh,” imbuhnya.

Suswarno melanjutkan, selama masa pandemi lapas tidak menerima kunjungan secara langsung, dimana menggunakan ruangan khusus dengan media video call bagi keluarga yang ingin berkomunikasi dengan keluarganya yang tengah menjalani proses pembinaan.

Selain itu, Lapas Tuban juga tidak menerima tahanan baru kecuali yang sudah berstatus AIII atau sudah inkrah dan disertai dengan surat keterangan rapid test yang menunjukkan hasil non reaktif. Menurutnya itupun akan dilakukan isolasi di kamar blok khusus selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan.

“Situasi seperti ini akan terus kami lakukan, sampai adanya perintah dari pusat untuk memberhentikan langkah pencegahan penyebaran virus corona ini,” pungkasnya.


Editor: Azriel