oleh

Ditinggal ke Rumah Kakak, Usaha Mebel di Jombang Ludes Terbakar

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Upaya petugas memadamkan kebakaran di gudang sekaligus tempat usaha mebel di Dusun Catakgayam Utara, Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa timur pada Kamis malam (22/10/2020) membuahkan hasil.

Kobaran si jago merah berhasil dijinakkan pada Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tanpa ada korban jiwa. Hanya saja, pemilik mengalami kerugian materi puluhan juta rupiah akibat usahanya hangus terbakar.

“Proses pemadaman kita mengerahkan satu unit fire pumper truk dan 1 unit supply truk ke lokasi,” kata Gunadi, Kasi Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kabupaten Jombang, Jumat (23/10/2020).

Kebakaran tempat usaha UD Sumber Makmur milik Kaseri (41) tersebut diketahui warga bernama Edi Mulyono (52) sekitar pukul 22.44 WIB. Saat itu ia sedang berada di warung seberang jalan dekat mebel tiba-tiba melihat kobaran api yang sudah membumbung tinggi dari dalam gudang kayu.

“Setelah melihat api yang membesar dari dalam gudang, saya bersama teman-teman berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil. Awalnya saya kira bambu yang terbakar, ternyata gudang kayu,” katanya.

Edi kemudian melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat lalu diteruskan ke pemadam kebakaran. Saat kejadian, pemilik mebel sedang tidak ada di tempat.

Kaseri mengaku dirinya tidak mengetahui jika tempat usahanya seluas 8X20 meter dilahap si jago merah. Saat itu ia sedang berkunjung ke rumah kakaknya di dusun Sidokerto.

“Tadi saya sedang di rumah kakak di dusun sebelah, saya taunya ada kebakaran dikabari paman,” ucapnya

Mengetahui tempat usahanya terbakat, dia pun hanya bisa pasrah. Kaseri memperkirakan kerugian materi yang ia alami atas insiden tersebut sekitar Rp50 juta.

Sementara itu, petugas pemadam menduga kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting listrik di dalam gudang. Kebakaran itu menghanguskan gudang berikut isi mebeler di dalamnya seperti balok kayu, kusen, pintu, jendela dan mesin untuk bekerja karyawan.

“Ini yang terbakar gudang tempat produk mebeler, jadi selain bahan-bahan mebel mesin seperti bor, geraji, pasrah dan gerenda ikut hangus terbakar. Untuk penyebab kebakaran diduga dari konsleting listrik,” ujar Kaseri mengakhiri.

 

 

Editor: Hafid