oleh

Dompet Dhuafa Dorong Pelaku UMKM Terdampak Pandemi Bangkit

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Pandemi COVID-19 sejak Maret hingga Oktober membuat perekonomian nasional terdampak. Tak hanya itu, juga berdampak langsung di sektor UMKM yang didominasi masyarakat kelas menengah ke bawah. Mereka kehilangan pendapatan.

Di masa pandemi, daya beli masyarakat berkurang yang berimbas merosotnya pendapatan para pelaku UMKM. Mereka mulai merasa kesulitan dalam menyeimbangkan siklus keuangan, serta memenuhi kebutuhan operasional produksi karena perolehan omzet yang didapat tidak sesuai harapan.

Bahkan, sebagian UMKM sudah berada diambang kritis dan merugi. Ada juga yang stres berfikir keras hingga memutuskan untuk pindah profresi jualan. Salah satunya adalah Basori (58).

Sudah 16 tahun lamanya ia berjualan sate kambing di wilayah Kediri, namun di masa pandemi benar-benar membuatnya frustasi. Pendapatan jatuh hingga 70 persen. Sementara tanggungan pinjaman di Bank harus terus dibayarkan.

“Kembali modal saja berat, apalagi harus untung. Sekarang saya menyambi merawat sapi tetangga,” ucapnya dalam bahasa jawa.

Serupa dirasakan oleh Win (62), Purnomo (57) dan Ida (48). Mereka juga berprofesi sebagai pedagang kecil diwilayah Kediri. Rata-rata sebelum pandemi pendapatan kotor bisa mencapai Rp300.000 per hari, namun saat ini merosot jauh.

Apesnya, mereka bertiga di Bulan September lalu sempat kemalingan. Semua barang dagangan mereka ludes dicuri orang. Mulai dari beras, minuman kemasan, mi instan sampai dengan tabung gas kosong pun raib.

“Untuk dapat penghasilan Rp50.000 aja sangat berat, terus bagaimana ini, jualan kok merugi. Kalau tidak jualan malah tambah stres. Sudah terdampak corona malah kemalingan, pusing saya mas,” kata Ida sembari mengusap air matanya.

Merespons kondisi seperti itu, Dompet Dhuafa turun memberikan bantuan dari para donatur berupa modal tunai agar usaha mereka bangkit kembali.

“Terima kasih banyak para donatur Dompet Dhuafa. Semoga dengan modal usaha ini saya bisa bangkit kembali, semangat kembali untuk berjualan demi melanjutkan hidup kami,” sambung Basori mengakhiri sebagaimana rilis Dompet Dhuafa yang dikirim ke Jurnaljatim.com pada Sabtu (10/10/2020).


Editor: Azriel