oleh

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Dump Truk di Nganjuk

Nganjuk, Jurnal Jatim – Tukiran, pengendara sepeda motor asal Desa Jaan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tewas tertabrak dump truk setelah gagal menyalip kendaraan di depannya, Jalan Umum Lengkong-Jatikalen, masuk Desa Jegrek, Kecamatan Lengkong, Kamis (29/10/2020).

Kanit Kecelakaan lalu lintas Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Sugino menerangkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 09.40 WIB dan dillaporkan ke polisi jam 11.00 WIB

Sugino mengungkapkan, dari keterangan sejumlah saksi di TKP, awalnya korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter melaju dari arah timur ke barat.

Setibanya di lokasi tepatnya di depan pabrik Gunawan Fajar, korban yang awalnya berjalan dengan kecepatan sedang mulai menambah kecepatan motor karena hendak mendahului kendaraan roda empat di depannya.

“Saat mendahului berjalan terlalu ke kanan (utara), tidak menjaga ruang yang cukup tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas,” kata Sugino.

Disaat bersamaan dengan korban menyalip, dari arah berlawanan meluncur mobil dump truk yang dikemudikan Suprapto (38) warga Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Lantaran tidak cukup ruang dan jaraknya sudah cukup dekat, sehingga korban bertabrakan dengan dump truk bernomor polisi S 8086 UC tersebut.

“Keterangan saksi di lokasi, Karena tidak cukup ruang saat menyalip kendaraan sehingga terjadi laka lantas,” katanya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, pria berusia 61 tahun yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi L 2033 GA meninggal di tempat. Tak hanya itu, motor korban juga rusak parah.

“Jenazah meninggal akibat laka lantas kemudian dibawa ke RSUD Kertosono Nganjuk,” ungkapnya.

Sementara motor dan dump truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diamankan petugas kepolisian berikut dengan sopirnya untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.

“Kecelakaan ini diduga akibat lalainya pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan di depannya. Untuk kerugian materiil diperkirakan Rp2 juta,” pungkasnya.

 

Editor: Azriel