oleh

Stres Dihentikan Pekerjaan, Wanita di Kediri Mengamuk Pada Orang Tua

Kediri, Jurnal Jatim – Diduga alami depresi atau stres berat, seorang wanita yang tinggal di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Wanita berinisial GN (40), tiba-tiba saja mengamuk terhadap orang tuanya dengan membawa senjata tajam (sajam) yang membahayakan keluarga dan warga sekitar. Kejadian itu tidak hanya sekali saja.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid mengatakan, perempuan tersebut terindikasi depresi berat hingga mengamuk dengan orang tuanya.

Setelah mendapat laporan masyarakat pada Minggu dini hari (25/10/2020) jam 00.25 WIB, pihaknya langsung terjun ke lapangan guna mengamankan perempuan itu.

“Untuk sajam yang dibawa yang bersangkutan sudah diamankan oleh salah satu warga setempat,” kata Nur Khamid.

Selanjutnya oleh petugas Satpol PP yang mendatangi lokasi,Kmembawa peremuan itu ke Mako guna dilakukan pendataan lebih lanjut.

“Menurut keterangan dari adi dan orang tua yang bersangkutan bahwa GN kurang lebih lima tahun mengalami depresi berat,” jelasnya

Penyebab GN mengalami depresi berat karena ketidakterimaannya diberhentikan dari pekerjaan serta adanya masalah keluarga.  GN juga sudah beberapa kali mengamuk.

Guna antisipasi hal yang membahayakan keluarga serta masyarakat sekitar dan atas kesepakatan keluarga, satgas PPA serta ketua RT, malam itu sementara waktu GN tinggal di Mako satpol PP Kota Kediri untuk menunggu proses lebih lanjut.

“Siang ini yang bersangkutan diserahterimakan kembali ke pihak keluarga disaksikan oleh Ketua RT setempat,” lanjutnya, Minggu siang (25/10/2020).

Pihak Satpol PP agar GN terus dilakukan pengawasan antisipasi apabila yang bersangkutan mengamuk lagi dan membahayakan nyawa keluarganya.

“Kami menyarankan kepada keluarga agar membawa yang bersangkutan ke RSJ guna pengobatan terhadap depresi baik lewat Kelurahan dan dibantu Dinsos Kota Kediri maupun secara pribadi,” pungkasnya.

Edotor: Azriel