oleh

Diguyur Hujan, Sawah 100 Hektar di Jombang Gagal Panen Blewah

Jombang, Jurnal Jatim – Para petani buah melon dan blewah di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur tak bisa memanen tanaman di sawahnya lantaran rusak dan busuk akibat terguyur hujan.

Bahkan, petani setempat, Heri Subeki (30) menghancurkan tanaman blewah di sawahnya dengan mencacah pakai pisau dan menginjak-injak. Luapan emosi kekesalan itu ia rekam melalui kamera ponsel dan viral di media sosial.

Kepala Desa Rejosopinggir, Yoyok Suprianto mengungkapkan musim hujan yang sekarang ini memang membuat petani blewah agak shock walaupun sudah diprediksi musim hujan akan tiba.

Dia menyampaikan, sebelumnya petani juga sulit mendapatkan pupuk, kemudian ada serangan hama tikus yang telah teratasi hingga berlanjut pada kegagalan panen.

“Dari desa sendiri memang tidak ada penanganan khusus untuk teman-teman petani. Yang jelas petani kami berusaha mandiri, baik itu pembiayaan untuk pupuk, sewa lahan ataupun untuk penjualan biasanya mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, lahan sawah petani di desanya yang ditanami buah Blewah, Melon dan sejenisnya luasnya sekitar 100 hektar. Dari luasan lahan itu 90 persen gagal panen akibat diguyur hujan.

“Yang gagal panen 80 sampai 90 persen, karena buah yang diambil di sawah itu cuma sedikit. Dipilih yang bisa dibawa untuk pulang. Kerugiannya ratusan juta rupiah,” katanya.

 

 

Editor: Hafid