oleh

Penemu Granat Nanas di Jombang Mimpi Wanita Tua Dikurung

Jombang, Jurnal Jatim – Tadi malam, tim penjinak bom (Jibom) Polda Jawa Timur (Jatim) mengevakuasi benda diduga Granat yang ditemukan warga Dusun Mulyorejo, Desa Grobokan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Penemu benda granat berbentuk nanas itu adalah pekerja Sagi (67), yang saat itu sedang menggali pondasi bangunan rumah milik Candra Setia Bekti warga setempat pada Rabu (18/11/2020).

Informasi yang didapat Jurnaljatim.com, ada cerita sebelum benda itu ditemukan. Kakek Sagi menceritakan, malam harinya ia bermimpi seorang wanita tua yang sedang dikurung oleh orang-orang.

“Mimpi tadi malam ada orang tua putri. Tapi dikurung sama anak-anak, itu saya kira orang gila. Dalam hati saya, itu orang gila kok dikurungi itu,” ceritanya pada wartawan di lokasi temuan granat, Kamis (19/11/2020).

Ia tak menyangka jika usai bermimpi, kemudian menemukan granat berbentuk nanas saat menggali pondasi rumah kedalaman 60 centimeter. Pria 67 tahun itu sempat mengira benda gaib dan hendak dipecah.

“Kok nyala seperti akik. Saya kira di dalam ada akik-nya. Saya kira begitu, terus warga bilang eh jangan-jangan gitu,” katanya.

Benda diduga granat berbentuk nanas temuan warga Jombang/ Zainul Arifin

Sagi menuturkan, temuan itu bermula ia menggali tanah untuk pondasi rumah. Tiba-tiba alat cangkulnya menghantam benda keras. Setelah diamati, benda itu bentuknya seperti nanas.

“Waktu mencangkul atau menggali kan banyak batu batu bulat gitu, posisinya di tengah tengah berdiri. Terus saya lihat bentuknya seperti nanas. Bagian atasnya sempat terkena cangkul,” katanya.

“Saya kira bokormas terus saya lihat kok seperti nanas. Agak jengkel juga terus saya pande sedikit ujungnya lepas. Taunya (Granat) dari teman-teman semua, bilang ini granat,” lanjutnya.

Warga kemudian memberitahu perangkat desa setempat lalu dilaporkan ke Polsek Mojowarno, Jombang pada Kamis (19/11/2020). Lantas, benda itu dievakuasi tim Jibom Brimob Polda Jatim.

Kapolsek Mojowarno, Jombang, AKP Yogas membenarkan temuan itu. Setelah ada laporan, ia langsung ke TKP dan mengamankan lokasi. Petugas kemudian memasang police line di sekitar temuan guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

 

 

Editor: Azriel